Selasa, 09 Februari 2010

OBAT SAKIT MAAG




Antasida adalah obat yang dimaksudkan untuk mengatasi kelebihan asam pada lambung. Semua antasida merupakan basa, sahingga akan menetralkan asam tersebut. Senyawa-senyawa basa yang sering digunakan pada antasida yaitu NaHCO3, CaCO3, Al(OH)3, MgCO3, Mg(OH)2, NaAl(OH)2CO3. senyawa-senyawa tersebut akan bereaksi dengan asam (H¬¬+) seperti berikut:
NaHCO3 + H → Na + H2O + CO2
CaCO3 + 2H → Ca + H2O + CO2
Al(OH)3 +3H → Al + 3H2O
MgCO3 + 2H+ → Mg + H2O + CO2
Mg(OH)2 + 2H → Mg + H2O
NaAl(OH)2CO3 + 4H → Na + Al + 3H2O + CO2
Senyawa natrium bikarbonat yang juga dikenal sebagai sebutan soda kue atau baking soda, aman dikonsumsi sesekali bagj kebanyakan orang, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan keadaan darah terlalu basa(alkalosis). Senyawa itu juga tidak dianjurkan bagi orang yang mengidap tekanan darah tinggi sebab dapat memperbutuk keadaan.
Senyawa kalsium karbonat bekerja cepat dan aman dalam jumlah yang sedikit, tetapi penggunaan secara rutin dapat menyebabkan sembelit. Selain itu, ion kalsium dapat merangsang peningkatan sekresi asam setelah beberapa jam kemudian.
Senyawa aluminium hidroksida sebagaimana kalsium karbonat , dapat menyebabkan sembelit.
Selain itu, dapat menurunkan ion fosfat dalam tubuh karena dapat mnyebabkan endapan aluminium fosfat.
Senyawa magnesium dalam jumlah sedikit berfungsi sebagai antasida, namun dalam jumlah banyak dapat berfungsi sebagai obat pencahar(menyebabkan diare).
Berbagai jenis antasida yang banyak dikenal menggunakan kombinasi senyawa aluminium yang menyebabkan sembelit dan senyawa magnesium yang menyebabkan diare, sehingga saling menghilangkan dampak negatifnya.
Perlu diketahui bahwa antasida dapat berinterakasi dengan obat-obatan lainnya. Seseorang yang sedang mengonsumsi obat lain disarankan konsultasi kedoter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi sendiri suatu antasida. Juga harus diingat, bahwa antasida yang digunakan tanpa nasihat dokter hanya aman untuk penggunaan sesekali.

Oleh: Irvan Hutomo Putera, a.k.a irvanezohp

Antasida (antacid, antiacid) merupakan salah satu pilihan obat dalam mengatasi sakit maag. Antasida diberikan secara oral (diminum) untuk mengurangi rasa perih akibat suasana lambung yang terlalu asam, dengan cara menetralkan asam lambung. Asam lambung dilepas untuk membantu memecah protein. Lambung, usus, dan esophagus dilindungi dari asam dengan berbagai mekanisme. Ketika kondisi lambung semakin asam ataupun mekanisme perlindungan kurang memadai, lambung, usus dan esophagus rusak oleh asam memberikan gejala bervariasi seperti nyeri lambung, rasa terbakar, dan berbagai keluhan saluran cerna lainnya.

Umumnya antasida merupakan basa lemah. Biasanya terdiri dari zat aktif yang mengandung alumunium hidroksida, madnesium hidroksida, dan kalsium (bisa anda lihat di kemasan antasida). Terkadang antasida dikombinasikan juga dengan simetikon yang dapat mengurangi kelebihan gas.

Efek samping yang utama antasida dengan zat aktif alumunium hidroksida adalah konstipasi (sembelit). Sedangkan antasida dengan zat aktif magnesium hidroksida dapat menyebabkan diare, sehingga kedua zat aktif ini sering dikombinasikan agar efek samping dapat diminimalisir. Seseorang yang mengalami gangguan ginjal harus berhati-hati dalam menggunakan antasida yang mengandung magnesium, bahkan bila perlu jangan menggunakannya. Antasida yang mengandung kalsium dapat mengontrol keasaman di lambung sekaligus sebagai suplementasi kalsium. Suplemen kalsium sangat penting bagi wanita postmenopause. Antasida yang mengandung kalsium dapat menyebabkan sembelit.
http://medicastore.com/artikel/265/Maag_dan_Antasida.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar