Selasa, 09 Februari 2010

OBAT TETES MATA



Pengertian obat tetes mata

Yang dimaksud dengan obat tetes mata (guttae ophthalmicae) adalah suatu sediaan steril berupa larutan atau suspensi yang digunakan untuk terapi atau pengobatan mata dengan cara meneteskan obat pada selaput lendir mata di sekitar kelopak dan bola mata.

Maksud penggunaan obat tetes mata

Obat tetes mata digunakan dengan maksud:

a. Untuk memudahkan penggunaan, hanya dengan meneteskan saja.

b. Untuk efek lokal, misalnya peradangan pada konjungtiva mata.

Persyaratan obat tetes mata yang ideal

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada pembuatan obat tetes mata :

1. Nilai isotonisitas
2. Pendaparan
3. Pengawet
4. Pengental
5. Pengkhelat

Beberapa syarat obat tetes mata yang ideal:

1. Bersifat steril, terutama yang ditujukan untuk mata yang sakit, luka, atau setelah operasi.

2. Tetes mata yang berupa larutan haruslah jernih.

3. Tetes mata yang berupa suspensi, bahan yang tidak larut haruslah sangat halus, hal ini dimaksudkan untuk mengurangi rangsangan terhadap mata sehingga air mata tidak banyak keluar.

Kandungan obat tetes mata

Sediaan obat tetes mata dapat mengandung obat dengan efek terapi: antiperadangan, antimikroba, miotik (menyempitkan pupil mata), midriatika (melebarkan pupil mata), dan anestesi (bius) lokal, serta dapat digunakan untuk diagnosis.

Sayang sekali di dalam pertanyaan tidak disebutkan kandungan obat tetes mata yang Anda gunakan setiap harinya, sehingga kami tidak dapat menjelaskan efek sampingnya. Namun secara umum, obat tetes mata
tidak boleh digunakan lebih dari satu bulan setelah tutup dibuka. Khusus untuk sediaan obat tetes mata yang berbentuk suspensi, sebelum digunakan haruslah dikocok terlebih dahulu. Waspadalah jika menggunakan obat tetes mata yang mengandung kortikosteroid, karena jika dipakai tidak sesuai dengan indikasi dan tidak dengan resep atau petunjuk dokter dapat menyebabkan glaukoma yang bisa berujung pada kebutaan.

19 Kiat Menggunakan Obat Tetes Mata

Berikut ini cara higienis menggunakan obat tetes mata:

1. Cucilah tangan terlebih dahulu (menggunakan air hangat dan sabun antiseptik).

2. Posisikanlah tubuh Anda berdiri atau duduk di depan cermin.

3. Bukalah tutup botol tetes mata.

4. Periksalah terlebih dahulu ujung penetes untuk memastikan tidak pecah atau patah

5. Jangan menyentuh ujung penetes dengan apapun (termasuk menyentuh bola mata) dan usahakan tetap bersih

6. Posisikan kepala menengadah dan tarik kelopak mata bagian bawah ke bawah sampai terbentuk cekungan

7. Pegang obat tetes mata dengan ujung penetes di bawah sedekat mungkin dengan mata tapi tidak menyentuhnya

8. Perlahan-lahan tekan botol tetes mata hingga jumlah tetesan yang diinginkan dapat menetes dengan benar pada cekungan yang terbentuk dari kelopak mata bagian bawah

9. Tutuplah mata secara perlahan selama kurang lebih 2-3 menit, jangan berkedip-kedip.

10. Bersihkan kelebihan cairan dengan tisu

11. Cucilah tangan Anda kembali untuk membersihkan sisa obat tetes mata.

12. Ulangi lagi untuk mata yang lain jika diperlukan.

13. Tutup kembali obat tetes mata itu, jangan mengusap atau mencuci ujung penetesnya dengan kata lain, obat tetes mata haruslah tetap tertutup rapat sesudah dipakai.

14. Setelah obat tetes mata dibuka, sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan gelap.

15. Jangan menggunakan obat tetes mata secara bersama-sama atau bergantian. Satu obat tetes mata hanya untuk satu orang.

16. Jika menggunakan lebih dari satu obat tetes mata, maka setelah menggunakan obat yang pertama sebaiknya menanti hingga 2 menit barulah kemudian menggunakan obat tetes mata yang berikutnya.

17. Jauhkanlah obat tetes mata dari jangkauan anak-anak.

18. Botol obat tetes mata sebaiknya dibuang setelah satu bulan. Untuk memudahkan mengingat, sebaiknya dicatat kapan waktu pertama kali tetes mata itu digunakan.

19. Hindari pemakaian lensa kontak saat menetes mata, karena obat dan pengawet yang ada dalam obat akan dapat terakumulasi di dalam lensa kontak.

1 komentar: